Roundup WhatsApp: Peningkatan Mode Gelap dan Perubahan Lain yang Harus Anda Ketahui

WhatsApp dianggap sebagai salah satu aplikasi obrolan populer yang digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Aplikasi perpesanan menerima banyak fitur baru tahun ini termasuk kunci Sidik Jari, Netflix dalam mode PiP, dan banyak lagi. Selain semua fitur lainnya, mode gelap tetap menjadi salah satu fitur yang paling banyak diminta oleh pengguna smartphone. Tim WhatsApp telah mengerjakan fitur tersebut selama beberapa waktu. Namun, mode gelap WhatsApp masih dalam tahap pengujian.

WhatsApp kini telah merilis pembaruan baru untuk pengguna Android versi beta (Android 2.19.327). Pembaruan ini membawa default gelap wallpaper bersama dengan beberapa perubahan UI untuk pengguna ponsel cerdas. Jika Anda sudah menginstal pembaruan beta terbaru, Anda pasti sudah melihat wallpaper baru dengan biru malam warna.

Perkembangan Lain Untuk Mode Gelap

Sepertinya WhatsApp kini semakin dekat dengan rilis mode gelap WhatsApp. Banyak pengguna beta aplikasi baru-baru ini melihat layar splash gelap. Menarik untuk dilihat bahwa layar peluncuran baru memiliki logo WhatsApp di tengahnya.

Beberapa WhatsApp untuk pengguna web berhasil mengaktifkan mode gelap juga. Pengguna yang tertarik sekarang dapat mengunduh ekstensi Stylus untuk Firefox dan Chrome untuk menggunakannya. Perlu disebutkan bahwa ini hanyalah solusi yang disarankan oleh pengguna dan versi resmi belum tersedia.

WhatsApp Melarang Pengguna Dalam Grup Dengan Nama yang Mencurigakan

WhatsApp terus mengambil langkah berbeda untuk mengontrol potensi penyalahgunaan aplikasi. Sepertinya platform tersebut kini mulai melarang akun WhatsApp yang merupakan anggota grup dengan nama yang mencurigakan.

Hal terburuk tentang situasi ini adalah pengguna tertentu tidak diberi tahu sebelum memblokir akun. Selain itu, ketika pengguna yang terpengaruh mencoba menghubungi WhatsApp, respons otomatis memberi tahu mereka bahwa akun tersebut diblokir karena melanggar syarat dan ketentuan.

Mereka bahkan tidak diberi bantuan lebih lanjut dalam hal ini. Laporan forum menyarankan bahwa pengguna yang terpengaruh harus membuat akun baru dengan nomor yang diubah. Beberapa pengguna berpendapat bahwa mereka sering ditambahkan oleh orang-orang secara acak di grup WhatsApp.

Untungnya, perusahaan baru-baru ini memperkenalkan fitur baru yang dapat membantu Anda menghindari masalah ini. Anda sekarang dapat memilih orang yang dapat menambahkan Anda ke grup dengan bantuan fitur undangan grup.

Facebook Twitter Google Plus Pinterest